Sahabat itu:
Sahabat itu hanya punya dua pasang mata. Sepasang untuk melihat ke atas/ pada Tuhan, sepasangnya untuk melihat ke depan/ masa depan. Kami tidak ada sepasang mata untuk melihat ke bawah/ pada kelemahan orang lain, tidak ada juga sepasangnya untuk melihat ke belakang/ masa lalu. Jika sahabat tidak bisa melihat dengan sebelah matanya, aku akan melihat untuknya, begitupun sebaliknya.
Mata kami hanya untuk melihat ke atas dan ke depan.
Sahabat itu hanya punya dua pasang mata. Sepasang untuk melihat ke atas/ pada Tuhan, sepasangnya untuk melihat ke depan/ masa depan. Kami tidak ada sepasang mata untuk melihat ke bawah/ pada kelemahan orang lain, tidak ada juga sepasangnya untuk melihat ke belakang/ masa lalu. Jika sahabat tidak bisa melihat dengan sebelah matanya, aku akan melihat untuknya, begitupun sebaliknya.
Mata kami hanya untuk melihat ke atas dan ke depan.
Masa lalu?
Kami hanya perlu belajar darinya. Benahi yang terburuk menjadi cukup baik. Dari cukup baik menjadi baik. Dari baik menjadi lebih baik. Dari lebih baik menjadi sangat baik. Dari sangat baik menjadi terbaik.
Kami hanya perlu belajar darinya. Benahi yang terburuk menjadi cukup baik. Dari cukup baik menjadi baik. Dari baik menjadi lebih baik. Dari lebih baik menjadi sangat baik. Dari sangat baik menjadi terbaik.
Sahabat itu, selalu mengatakan "vivere guys!"
God always be with us friends!









No comments:
Post a Comment